Cara Menghitung Zakat Rumah Kontrakan yang Disewakan

Rumahinfaq.or.id – Jumlah pemukiman dari rumah kontrakan kian hari kian bertambah. Hal ini kemudian menjadi sebuah ladang bisnis yang cukup menggiurkan bagi mereka yang mempunyai rumah lebih dari satu.

Pada umumnya, mereka hanyalah menempati salah satu dari rumah yang dimiliki, kemudian satu lainnya disewakan atau dikontrakan supaya rumah tidak kosong begitu saja dan bisa menghasilkan passive income. Berbeda dengan rumah yang ditempati sendiri, rumah kontrakan perlu dibayar zakatnya.

Cara Menghitung Zakat Rumah Kontrakan
Cara Menghitung Zakat Rumah Kontrakan

Berbeda dengan rumah yang menjadi tempat tinggal beserta perabotnya lengkap yang disebut dengan istilah amwaal al-qun-yah (harta milik untuk keperluan hidup), rumah kontrakan direkomendasikan untuk dikeluarkan zakatnya.

Tentunya dengan persyaratan sekiranya nilainya sudah memenuhi nishab, poin yang bagaimana yang dimaksud ya?

Salah satu persyaratan diwajibkannya zakat harta ialah sifatnya harus produktif, contohnya seperti, rumah kontrakan, emas, tabungan, dan lain-lain.

Zakat rumah kontrakan dikeluarkan sesuai jangka waktu pengeluarannya, yaitu setiap setahun sekali.

Apabila sewa rumahnya menerapkan sistem bulanan, maka uang hasil sewa tersebut dikumpulkan selama satu tahun lebih dahulu, kemudian baru dihitung zakatnya.

Hasil rumah kontrakan tidak akan dizakatkan hingga hartanya tersebut bertahan hingga satu haul.

Hal ini dikarenakan sebelum satu tahun, maka ada kemungkinan bahwa uang kontrakan tersebut akan terpakai. Jadi, selama menunggu jatuhnya haul, maka uang sewa tersebut masih ada kemungkinan terpakai.

Oleh sebab itu, orang yang menyewakan rumahnya seharusnya wajib mengeluarkan zakat itu apabila mencapai satu nisab dan telah berlangsung satu tahun.

Dengan menunaikan zakat, maka secara tidak langsung Anda sudah menolong meringankan kebutuhan hidup orang lain. Dengan demikian, maka hati akan lebih tentram dan damai sebab terbiasa bersuka cita dan berbagi.

Apabila terbiasa membayar zakat kontrakan, maka pemahaman tentang harta akan kian mengalami penyesuaian. Penyesuaian ini biasanya akan membentuk sudut pandang bahwa harta yang didapat bukan sepenuhnya milik diri sendiri.

Dan perlu diketahui juga bahwa membayar zakat rumah kontrakan dapat mengurangi nilai pajak penghasilan setiap tahunnya.

Hal ini bahkan berbeda dengan rumah kontrakan atau yang disewakan. Poin zakatnya di perhitungkan dari hasil di kontrakannya, bukan dari harga pembelian rumah itu.

Sebab rumah kontrakan sanggup menghasilkan pemasukan (pendapatan), karena nisabnya diqiyaskan pada nisab zakat pertanian (hasil tanaman produktif),yaitu sebesar 653 kilogram beras.

Berdasarkan ajaran Islam, membayar pajak penghasilan akan mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Bukan cuma itu, zakat penghasilan juga menjadi salah satu solusi untuk mendukung pemeratan ekonomi dilingkungan sosial.

Sebagaimana dalam hadits Allah swt berfirman terkait zakat pertanian,

وَهُوَ الَّذِي أَنْشَأَ جَنَّاتٍ مَعْرُوشَاتٍ وَغَيْرَ مَعْرُوشَاتٍ وَالنَّخْلَ وَالزَّرْعَ مُخْتَلِفًا أُكُلُهُ وَالزَّيْتُونَ وَالرُّمَّانَ مُتَشَابِهًا وَغَيْرَ مُتَشَابِهٍ كُلُوا مِنْ ثَمَرِهِ إِذَا أَثْمَرَ وَآَتُوا حَقَّهُ يَوْمَ حَصَادِهِ

Dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon korma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya) dan tidak sama (rasanya). Makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) bila dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan disedekahkan kepada fakir miskin).” (QS. Al An’am: 141).

Meskipun persentase zakat yang dikeluarkan yakni sebesar 5% dari hasil sewa rumah tersebut. Di karenakan rumah kontrakan memerlukan biaya perawatan dan biaya lain-lain berkaitan dengan rumahnya atau pun mungkin digunakan untuk tambahan dalam memenuhi kehidupan sehari-hari.

Hal yang demikian ini sama seperti 5% zakat pertanian yang dikeluarkan dari hasil penjualan bersih.

Zakat penghasilan juga dinilai sebagai salah satu pilihan terbaik untuk memberantas kemiskinan. Pasalnya, penyaluran zakat senantiasa diupayakan tepat sasaran kepada orang yang kurang mampu.

Sesudah mengetahui manfaat dan waktu pelaksanaan zakat rumah kontrakan, sudah saatnya kita menyisihkan sebagian penghasilan kita untuk membayar zakat.

Metode menghitung zakat rumah kontrakan bisa dikerjakan sesuai dengan contoh yang telah disebutkan dan di jelaskan di atas.



Tinggalkan Balasan

Open chat
Butuh Bantuan?
Assalamu'alaikum
Ada yang bisa kami bantu ?